Senin, 19 Januari 2015

Undur-undur Obat Diabetes


UNDUR-UNDUR OBAT DIABETES 

               Sejak ramai dipublikasikan di berbagai media, undurundur yang bernama latin Myrmeleon sp ini kian populer sebagai obat alternatif diabetes melitus. Disamping khasiatnya, harganya juga terbilang cukup murah. Kepopulerannya juga terbukti dari semakin banyaknya kalangan pebisnis yang membudidayakan dan menjual serangga yang berjalan mundur ini. Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Dalam bahasa mandarin hewan ini bernama di-gu-niu dan dalam bahasa Inggris disebut Antlion. Hewan yang biasa berjalan mundur ini dari beberapa kesaksian beberapa orang disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula penderita iabetes dan berkhasiat untuk beberapa penyakit lain seperti stroke berat. Ilmu pengobatan Cina pun hingga saat ini masih menggunakannya.
      Undur-undur adalah kelompok binatang holometabola, yaitu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Tahapan dari daur serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah
telur, larva, pupa, dan imago. Larva adalah hewan muda yang bentuk dan sifatnya berbeda dengan dewasa. Pupa adalah kepompong dimana pada saat itu serangga tidak melakukan kegiatan. Pada saat itu pula, terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Imago adalah fase dewasa atau fase perkembang-biakan. Berdasarkan ciri sayap dan alat mulutnya, binatang ini merupakan ordo Neuroptera. Ordo Neuroptera adalah serangga bersayap jala. Ciri serangga ini adalah mulut menggigit, dan mempunyai dua pasang sayap yang uraturatnya berbentuk seperti jala. Contoh: undur-undur, metamorfosis sempurna (siklus hidupnya: telur, larva, pupa( kepompong, imago). Pengobatan dengan undur-undur ini pun mengggunakan cara unik. Undur-undur yang masih hidup dimasukkan ke dalam kapsul dan ditelan layaknya obat. Warga yang mengkonsumsinya pun mempercayai khasiat pengobatan ini. Namun dari kaca mata medis, kepercayaan sebagian masyarakat tentang undur-undur sebagai obat diabetes belum bisa dibuktikan. Sebab itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Aru W. Sudoyo, pihaknya tak berani merekomendasikan undur-undur sebagai obat diabetes.

               Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea. Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi  insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidak-seimbangan, di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.

Cara hidup undur-undur            Hasil gambar untuk undur undur diabetes              






Khasiat Undur-undur untuk obat diabetes melitus type 2
Undur undur adalah hewan yang menghuni tempat-tempat teduh dan memiliki lapisan debu yang tebal.Dengan memanfaatkan debu tebal inilah undur undur menggali lubang untuk menjebak mangsanya.Habitat undur undur biasanya ditempat yang teduh dan berlapis debu tebal pada bawah pohon yang rindang atau dipinggir pinggir rumah yang ada tanah debunya.Undur-undur adalah sebutan untuk kelompok serangga dari famili Myrmeleontidae (kadang-kadang salah dieja sebagai Myrmeleonidae). Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies undur-undur yang tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir/berdebu.Undur undur yang di pergunakan untuk pengobatan sebenarnya adalah hewan yang masih berupa larva.Artinya undur-undur bisa metaforfosis sempurna yang akan berganti ujud menjadi bentuk lain sebagai hewan undur-undur dewasa.Pada saat masih larva itulah undur-undur jalannya mundur, mungkin yang mendasari sebutan manusia untuk namanya.Metamorfosis pada undur-undur adalah metamorfosis sempurna (telur, larva, pupa, dan imago). Undur undur termasuk dalam kelompok hewan holometabola, yaitu kelompok serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Berdasarkan ciri sayap dan mulutnya, undur undur masuk dalam ordo Neuroptera (serangga bersayap jala).Jika sudah melakukan metamorfosis, undur-undur tidak akan mundur lagi, ia akan punya sayap dan bisa terbang mirip seperti seekor capung.

Bukti-bukti penelitian Undur undur menunjukkan khasiat obat untuk terapi diabetes melitus type 2
Undur-undur dipercaya dapat menjadi obat untuk penderita diabetes, kolesterol, asam urat dsb semenjak dari jaman China kuno.
Dan kini, menurut penelitian yang dilakukan oleh ternyata unbdur-undur memang terbukti mengandung zat berkhasiat obat untuk penderita diabetes melitus type 2
Akhir-akhir ini mulai banyak masyarakat yang mengetahui bahwa undur-undur darat (Myrmeleon sp.) dapat menyembuhkan diabetes mellitus (DM). Bahkan, banyak masyarakat yang membuktikan dengan cara mengkonsumsinya. Hasilnya, ternyata Myrmeleon sp. diketahui dapat menurunkan kadar glukosa darah. Hal ini juga didukung dengan pernyataan dari dr. Huang Lie Ying dari klinik Hwato Medicine, Gubeng, yang mengungkapkan bahwa undur-undur darat memang digunakan di tiongkok sebagai obat DM dan terbukti manjur, namun penelitian klinis dan pemakaian secara klinis di Tiongkok masih belum ada.


Berdasarkan penelitian yang diketuai oleh Tyas Kurniasih dari Universitas Gajah Mada yang berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp.) 2006, diketahui bahwa binatang tersebut mengandung zat sulfonylurea. Kerja sulfonylurea pada undur-undur darat adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Dalam hal ini, insulin digunakan untuk menurunkan kadar gula darah yang menjadi masalah bagi penderita DM.
Menurut penelitian William (2002), binatang ini sangat berfungsi sebagai anti diabetes karena mengandung zat sulfonylurea. Zat sulfonylurea ini melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin karena ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah sekian hari semakin meningkat, maka akan terjadi ketidakseimbangan, dimana insulin sebagai penghasil energi tubuh sudah berkurang sehingga tubuh akan lebih mudah terserang penyakit.
Sulfonylurea yang terkandung di dalam undur-undur merupakan zat yang sama dengan sulfonylurea yang selama ini digunakan di dalam obat DM buatan. Undur-undur dengan sulfonylurea-nya ternyata juga dapat mengobati DM dengan cara kerja yang sama dengan obat DM yang pernah ada. Sulfonylurea dalam bentuk antidiabetik oral hanya cocok untuk mengobati DM tipe 2 karena cara kerjanya memperbaiki kerja pankreas dalam mensekresikan insulin, sedangkan pada penderita DM tipe 1, pankreasnya sudah tidak dapat memproduksi insulin secara permanen.
Pada penderita DM tipe 2, terdapat tiga kondisi abnormal yang mungkin dimiliki.

Pertama; mutlak kekurangan insulin dalam arti sekresi hormon insulin berkurang karena kerusakan sel-sel beta pankreas.
Kedua; relatif kekurangan insulin dimana sekresi insulin tidak mencukupi dengan adanya kebutuhan metabolisme yang meningkat (misalnya pada pasien yang kelebihan berat badan).
Ketiga; resisten terhadap insulin dan hiperinsulinemia karena penggunaan insulin perifer yang kurang sempurna.Menurut Siswandono dan Sukarjo (1995:709), turunan sulfonylurea dapat merangsang pengeluaran insulin pankreatik, menurunkan pemasukan insulin endogen ke hati dan menekan pengeluaran secara langsung insulin endogen ke hati dan menekan secara langsung glukagon. Semua obat golongan sulfonylurea merupakan antidiabetik oral.

Efek samping SULFONYLUREA, zat obat yang ada pada undur-undur

Efek samping, umumnya hanya ringan dan frekuensinya pun rendah. Diantara  gejala efek samping sulfonylurea terjadi pada saluran cerna, seperti mual, muntah, diare. Gangguan saluran cerna dapat berkurang dengan mengurangi dosis, menelan obat bersama makanan atau membagi obat dalam beberapa dosis.

Gejala hematologik termasuk trombositopenia, leukopenia, agrunolositosis dan anemia aplastik dapat terjadi tetapi jarang sekali. Hipoglikemi dapat terjadi bila dosis tidak tepat atau diet terlalu ketat, juga pada gangguan fungsi hati/ginjal atau pada orang usia lanjut. Hipoglikemia sering ditimbulkan oleh ADO kerja lama, bahkan sampai koma. Reaksi ini lebih sering terjadi pada pasien usia lanjut dengan gangguan fungsi hepar atau ginjal, terutama yang menggunakan sediaan dengan masa kerja panjang. (Sampurno, 2003). Gejala susunan saraf pusat dapat berupa vertigo, bingung, ataksia dan sebagainya (Syarif, dkk, 2007). Hipoglikemia dapat terjadi pada pasien yang tidak mendapat dosis tepat, tidak makan cukup atau dengan gangguan fungsi hepar dan/atau ginjal. (Suherman, 2007).(sumber: http://femidwialdini.blog.uns.ac.id)

Tips Konsumsi Undur-undur
Yang harus menjadi perhatian ialah bahwa ketika mengonsumsi Undur-undur untuk pengobatan, maka hewan tersebut harus masih dalam keadaan hidup karena kalau sudah mati, disinyalir khasiatnya akan banyak berkurang. Undur-undur ini kalau sudah dimasukkan ke dalam kapsul akan bisa bertahan selama 4 jam.

Undur-undur ibarat anugerah alam yang diberikan kepada manusia karena ternyata memiliki khasiat cukup paten untuk mengobati diabetes melitus. Untuk semakin memaksimalkan hasilnya, Anda juga bisa berkonsultasi dengan stake holderskesehatan tentang cara penggunaan, khasiat, dan lainnya.